Harga Tiket Masuk Dan Fasilitas Di Telaga Sarangan Magetan

Siswaperak.comHarga Tiket Masuk Dan Fasilitas Di Telaga Sarangan Magetan – Telaga Sarangan atau Telaga Pasir bisa disebut sebagai salah satu tempat wisata paling populer di Magetan. Selain karena pemandangan yang indah, pengunjung juga bisa mencoba berbagai aktivitas seru.

Alamat lengkap Telaga Sarangan berada di Jalan Raya Telaga Sarangan, Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Informasi ini di dapat dari situs Pemerintah Kabupaten Magetan, luas telaga yang terbentuk secara alami tersebut kurang lebih 30 hektare, dengan kedalaman rata-rata 28 meter.

Berada di ketinggian 1.200 meter membuat suhu udara di sana cukup dingin, yaitu berkisar antara 15-20 derajat Celcius.

Aktivitas dan Fasilitas di Telaga Sarangan Aktivitas yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Telaga Sarangan termasuk berkuda mengitari telaga, serta naik speed boat dan becak air.

Di sekitar Telaga Sarangan juga banyak tempat makan yang bisa dicoba, jika setelah jalan-jalan merasa lapar. Kalian bisa mencicipi sajian seperti sate kelinci dan membeli emping melinjo.

Fasilitas lain yang bisa di jajah antara lain tempat bermain, pasar wisata, lahan parkir yang luas, tempat ibadah, toko oleh-oleh, dan toilet.

Jika ingin membawa buah tangan, penduduk lokal menjual hasil kerajinan tangan dari anyaman bambu dan kerajinan dari kulit yang dijadikan sepatu, untuk dijadikan suvenir.

Apabila masih belum puas menikmati keindahan telaga tersebut, wisatawan bisa memilih menginap di sejumlah hotel yang ada di sekitaran Telaga Sarangan.

Seluruh aktivitas tersebut bisa dinikmati wisatawan mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB.

Baca juga: Tips Untuk Berkunjung Ke Museum Di Tengah Kebun Kota Jakarta

Rute Ke Telaga Sarangan

Jika ingin menuju ke Telaga Sarangan dari Kota Magetan jaraknya sekitar 15,4 kilometer (km), untuk waktu tempuhnya kurang lebih 30 menit.

Rute tercepat dan terdekat adalah lewat Jalan Raya Sarangan, dari Kota Magetan ambil arah ke barat, kemudian menuju ke Jalan Basuki Rahmat.

Setelah keluar dari bundaran menuju ke Jalan Manggis, lalu lurus terus menuju Jalan Sarangan, ikuti jalur hingga sampai ke kawasan wisata Telaga Sarangan.

Cerita Legenda Telaga Sarangan

Telaga Sarangan yang terlihat indah dan berhawa sejuk ternyata memiliki kisah kelam di awal terbentuknya.

Terbentuknya Telaga Sarangan tidak terlepas dari cerita kelam sepasangan suami istri, yaitu Kyai Pasir dan Nyai Pasir menjadi naga.

Pasangan Kyai Pasir dan Nyai Pasir tidak dikaruniai putra, sehingga mereka harus berusaha memenuhi kebutuhan hidup sendiri berdua.

Sehari-hari, pasangan suami istri ini mengembangkan lahan di sekitar kaki Gunung Lawu, Kyai Pasir bertugas membuka lahan baru untuk bercocok tanam.

Sehari-hari, pasangan suami istri ini mengembangkan lahan di sekitar kaki Gunung Lawu, Kyai Pasir bertugas membuka lahan baru untuk bercocok tanam.

Suatu hari saat membuka lahan, Kyai Pasir menemukan sebuah telur berukuran besar di bawah pohon. Kyai Pasir keheranan melihat telur tersebut.

Ia penasaran karena di sekitar lahan tidak ada hewan bertelur. Karena merasa lelah dan lapar, Kyai Pasir membawa pulang telur itu. Ia beranggapan bahwa Nyai Pasir akan senang jika telur itu dimasak.

Sesampai rumah, Kyai Pasir meminta istrinya untuk memasak. Setelah matang, telur dibagi dua dan dimakan bersama istrinya. Usaimakan, ia ke ladang untuk meneruskan pekerjaan.

Namun, baru beberapa kali mengayunkan cangkul. Kyai pasir merasa kepalanya pusing, sekujur tubuhnya terasa panas dan gatal. Ia berusaha menggaruk tetap rasa gatalnya tidak kunjung hilang.

Kyai Pasir sampai bergulung di tanah supaya rasa gatalnya hilang, namun rasa gatalnya tidak kunjung hilang. Hal yang serupa dialami Nyai Pasir di rumah.

Setelah menyantap setengah bagian telur, ia merasakan badannya panas dan gatal. Karena tidak tahan, Nyai pasir bermaksud meminta bantuan suaminya di ladang. Betapa terkejutnya Nyai Pasir saat melihat suaminya di ladang tidak ada. Ia malah menemukan seekor ular naga besar yang bergulung di tanah.

Tidak tahan dengan rasa gatal, Nyai Pasir ikut bergulung di atas tanah dan berubah menjadi ular besar seperti suaminya. Ular itu terus bergulung-gulung hingga menimbulkan cerukan tanah yang semakin dalam.

Selama berbulan-bulan lamanya, cerukan itu berisi air dan dikenal sebagai wisata Telaga Sarangan sampai saat ini.

Harga Tiket Masuk Telaga Sarangan

Harga tiket masuk Telaga Sarangan untuk dewasa adalah Rp 20.000, kemudian untuk anak-anak hanya Rp 10.000, seperti dikutip dari Kompas.com (21/01/2022).

Lalu, untuk tiket masuk kendaraan motor biayanya Rp 2.500, mobil Rp 5.000, dan bus Rp 10.000. Sementara itu, biaya parkir bervariasi. Rinciannya, untuk motor Rp 2.000, mobil Rp 5.000, dan bus 10.000.

Jika tertarik mengelilingi telaga dengan speed boat biayanya Rp 60.000 per putaran. Sementara jika naik kuda dibanderol Rp 50.000 sekali putaran.

Cukup sekian dulu pembahasan mengenai Harga Tiket Masuk Dan Fasilitas Di Telaga Sarangan Magetan ini, semoga ulasan yang admin bagikan ini dapat bermanfaat bagi kalian yang telah membaca ulasan ini. Sekian dan terima kasih telah berkunjung.

Leave a Comment